Logo
Sistem Informasi Desa Piasa Kulon

BANTUAN BIBIT PADI

Dukung Ketahanan Pangan Masa Tanam 2027, Dinpertan Banyumas Salurkan 2 Ton Lebih Bibit Padi Inpari 49 di Piasa Kulon

BANYUMAS – Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dinpertan) terus bergerak cepat untuk memastikan kesiapan ketahanan pangan menghadapi masa tanam tahun 2027. Salah satu langkah nyatanya adalah penyaluran bantuan bibit padi varietas unggul di Desa Piasa Kulon, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas.

Total bantuan bibit yang digelontorkan mencapai 2.030 kg (2 ton lebih) dari varietas Inpari 49 Jembar. Bantuan ini menyasar 5 kelompok tani (Klompok Tani/Poktan) yang aktif di Desa Piasa Kulon.

Kepala Desa Piasa Kulon, Ratno, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas perhatian dari pihak kabupaten. Bantuan ini dinilai sangat tepat waktu untuk mempersiapkan para petani menyambut masa tanam 2027 agar hasil panennya nanti bisa melimpah dan memuaskan.

Pembagian Proporsional Berdasarkan Luas Lahan

Untuk memastikan asas keadilan dan efektivitas di lapangan, jumlah bibit yang diterima oleh masing-masing kelompok tani sengaja dibuat bervariasi. Pendistribusiannya dihitung secara cermat berdasarkan luas lahan garapan yang dikelola oleh tiap kelompok.

"Tiap kelompok tani menerima jumlah pasokan bibit yang berbeda. Semua disesuaikan dengan kebutuhan riil dan luas lahan yang terdaftar, sehingga tidak ada bibit yang mubazir atau kurang," ujar Atun, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang mengawal langsung proses verifikasi dan penyaluran di Desa Piasa Kulon.

Dengan adanya pembagian proporsional ini, diharapkan seluruh area persawahan milik anggota kelompok tani di Piasa Kulon dapat tercover secara merata oleh varietas unggul ini.

Mengenal Keunggulan Inpari 49 Jembar

Pemilihan varietas Inpari 49 Jembar oleh Dinpertan Banyumas bukanlah tanpa alasan. Varietas ini dikenal memiliki beberapa keunggulan yang sangat menguntungkan petani, di antaranya:

  • Potensi Hasil Tinggi: Mampu menghasilkan tonase panen yang tinggi per hektarnya.

  • Tekstur Nasi Disukai: Menghasilkan kualitas beras dengan tekstur nasi yang pulen dan sesuai dengan selera pasar.

  • Daya Tahan Lebih Baik: Relatif lebih tahan terhadap beberapa hama dan penyakit tanaman padi yang sering dikeluhkan petani.

Melalui sinergi antara Dinpertan Kabupaten Banyumas, Pemerintah Desa Piasa Kulon yang dipimpin Kades Ratno, serta pendampingan intensif dari PPL Atun, program ini diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan petani lokal sekaligus memperkuat lumbung pangan di wilayah Banyumas.

Tulis Komentar