Sistem Informasi Desa Piasa Kulon
Bentengi Generasi Muda, TPQ Sholeh Syaiban Majdu Piasa Kulon Edukasi Remaja Bahaya Narkoba hingga Geng Motor
PIASA KULON – Menyadari pentingnya menjaga moral dan masa depan generasi muda, TPQ Sholeh Syaiban Majdu Desa Piasa Kulon, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan edukasi rutin yang menyasar para remaja setempat. Kegiatan yang dilaksanakan pada malam Minggu terakhir setiap bulan ini fokus mengangkat tema krusial yang tengah menjadi sorotan publik: Bahaya Narkotika, Geng Motor, dan Minuman Keras (Miras).
Acara yang berlangsung khidmat sekaligus komunikatif ini dihadiri oleh kurang lebih 54 remaja putra dan putri yang berusia antara 12 hingga 18 tahun. Rentang usia ini dinilai sebagai masa-masa paling rentan di mana remaja sedang mencari jati diri dan mudah terpengaruh oleh lingkungan luar.
Kegiatan positif ini membuka ruang kolaborasi yang kuat antara pengasuh keagamaan, pemerintah desa, dan aparat keamanan. Dalam acara tersebut Ketua TPQ Sholeh Syaiban Majdu, Bapak Marwan, serta Kepala Desa Piasa Kulon, Bapak Ratno, memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya pembinaan berkala ini.
Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif dari kacamata hukum dan realita di lapangan, panitia menghadirkan Bhabinkamtibmas Desa Piasa Kulon, Aiptu Eri Sugianto, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Bhabinkamtibmas Eri Sugianto menekankan bahwa tiga hal—narkotika, kenakalan geng motor, dan miras—adalah paket lengkap yang dapat menghancurkan masa depan anak muda dalam sekejap.
Narkotika & Miras: Bukan sekadar merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menjadi pintu masuk utama tindak kriminalitas lainnya.
Fenomena Geng Motor: Remaja diingatkan untuk bijak dalam bergaul dan tidak mudah tergiur bergabung dengan kelompok motor yang cenderung mengarah pada aksi kekerasan, tawuran, atau balap liar yang membahayakan nyawa.
"Masa remaja adalah masa emas untuk mengukir prestasi, bukan untuk dihabiskan di dalam sel tahanan atau merusak masa depan dengan hal-hal yang sia-sia. Sayangi diri kalian, orang tua, dan masa depan kalian," pesan Eri Sugianto di hadapan puluhan remaja yang hadir.
Kepala Desa Piasa Kulon, Bapak Ratno, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pengurus TPQ Sholeh Syaiban Majdu yang telah konsisten menggelar kegiatan rutin ini. Menurutnya, membentengi remaja tidak bisa hanya mengandalkan sekolah formal, melainkan butuh lingkungan keagamaan dan kepedulian masyarakat sekitar.
"Kami berharap kegiatan rutin setiap malam Minggu terakhir ini bisa terus berjalan konsisten. Dengan adanya edukasi dari pihak Kepolisian, anak-anak kita di Piasa Kulon memiliki imunitas mental yang kuat dari godaan kenakalan remaja di luar sana," pungkas Ratno.
Melalui kegiatan ini, TPQ Sholeh Syaiban Majdu membuktikan bahwa fungsi TPQ tidak hanya sekadar tempat belajar mengaji Al-Qur'an, tetapi juga menjadi benteng sosial dan moral bagi generasi penerus bangsa di tingkat desa. (Red)