
Peta yang dibuat oleh Topographische Inrichting tahun 1910
Sumber : http://hdl.handle.net/1887.1/item:815090
Desa Piasa Kulon telah lama tercatat bahkan ketika Banyumas masih berbentuk Karesidenan. Namun, dahulu Desa Piasa Kulon menjadi satu kesatuan wilayah bersama desa Piasa Wetan yang saat ini secara administratif masuk ke dalam wilayah Kabupaten Banjarnegara dengan nama Piasa. Menurut kisah yang tercatat dalam Babad Banyumas Mertadiredjan, wilayah Piasa sendiri pernah menjadi tempat tinggal dari anak Adipati Mrapat (Bagus Mangun) yakni Merta Wedana. Nama Piasa juga disebut kan dalam Aardrijkskundig Woordenboek van Nederlandsen Oost-Indië (Kamus Geografi Hindia Belanda yang dibuat pada 1917) sebagai nama wilayah yang terdapat pada dua wilayah yakni di Banyumas dan nama wilayah di afdeeling Sintang, Kalimantan.
Saat ini desa Piasa Kulon telah dipimpin sebanyak 14 kepala desa. Berikut kepala desa yang pernah menjabat di Desa Piasa Kulon:
Ki Tjitra Menggala merupakan kepala desa pertama yang menjabat dari tahun 1835 hingga 1855
Ki Naya Drana merupakan kepala desa kedua yang menjabat dari tahun 1855 hingga 1856
Ki Naya Wikarta merupakan kepala desa ketiga yang menjabat dari tahun 1865 hingga 1875
Ki Karya Dikrama merupakan kepala desa keempat yang menjabat dari tahun 1875 hingga 1887
Ki Sura Meja merupakan kepala desa kelima yang menjabat dari tahun 1888 hingga 1908
Ki Marta Sura merupakan kepala desa keenam yang menjabat dari tahun 1909 hingga 1910
Ki Sadi Wangsa merupakan kepala desa ketujuh yang menjabat dari tahun 1912 hingga 1921
Ki Arsa Dirana merupakan kepala desa kedelapan yang menjabat dari tahun 1921 hingga tahun 1933
Ki Sastro Sumarto Al Supadi kepala desa kesembilan yang menjabat dari tahun 1933 hingga tahun 1945
Ki Asma Wikarta merupakan kepala desa kesepuluh yang menjabat dari tahun 1946 hingga 1980
Satiman merupakan kepala desa ke-11 yang menjabat dari tahun 1981 hingga 1991
Sardjito merupakan kepala desa ke-12 yang menjabat dari tahun 1991 hingga 1999
Sadir merupakan kepala desa ke-13 yang menjabat dari tahun 1999 hingga 2007
Ratno merupakan kepala desa ke-14 yang menjabat dari tahun 2007 hingga 2027.
Pembangunan yang dihasilkan oleh beberapa kepala desa menurut Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes):