Sistem Informasi Desa Piasa Kulon

SLOSOR MENGGAPAI HARAPAN ...(Part III)

Tebing Cadas Bukan Halangan: Gotong Royong Warga Piasa Kulon Lebarkan Jalan Menuju Grumbul Slosor

SOMAGEDE, BANYUMAS – Semangat gotong royong warga Desa Piasa Kulon, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, benar-benar diuji. Demi membuka akses yang lebih layak bagi saudara-saudara mereka di Grumbul Slosor, warga bahu-membahu melakukan kerja bakti pelebaran jalan. Jalan yang semula hanya berupa jalan setapak sempit, kini ditargetkan menjadi jalan yang lebih lega dengan lebar 2,5 meter.

Namun, mengubah jalur ini menjadi akses yang layak bukanlah perkara mudah. Medan yang dihadapi warga semakin hari semakin berat dan menantang. Mereka harus berhadapan langsung dengan tebing cadas yang keras serta kontur tanah yang berbatu. Tanpa bantuan alat berat, warga hanya mengandalkan kekuatan fisik serta peralatan seadanya seperti cangkul dan linggis untuk menggempur batuan keras tersebut.

Penurunan Jumlah Warga di Minggu Ketiga

Hingga saat ini, kegiatan kerja bakti telah memasuki minggu ketiga. Beratnya medan dan rasa lelah yang mulai melanda tampaknya berdampak pada tingkat partisipasi warga.

Pada minggu pertama dan kedua, antusiasme warga masih sangat tinggi dengan jumlah kehadiran berkisar antara 48 hingga 52 orang. Namun, memasuki minggu ketiga ini, tercatat hanya 19 orang yang bertahan dan tetap konsisten turun ke lokasi untuk mencangkul dan memecah batu cadas.

Hal ini dikarenakan banyak warga yang sebagian besar adalah petani mulai menyiangi rumput dan gulma,di sawah, sebagian lagi ada kepentingan yang lain.

Kepala Dusun (Kadus) C, Tuswanto, yang bertindak sebagai koordinator lapangan, mengakui beratnya perjuangan di lapangan namun tetap bangga dengan capaian yang ada.

"Medannya memang luar biasa menantang karena kita berhadapan dengan tebing cadas. Memasuki minggu ketiga ini penurunan jumlah warga cukup terasa, sekarang tinggal 19 orang yang aktif. Tapi kami sangat mengapresiasi mereka yang masih bertahan memegang linggis dan cangkul demi kepentingan bersama," ujar Tuswanto.

Capaian Luar Biasa: 340 Meter Berhasil Ditembus

Meski personel menyusut di minggu terakhir dan alat yang digunakan sangat tradisional, hasil kerja keras warga justru menunjukkan angka yang luar biasa. Terhitung sejak minggu pertama hingga minggu ketiga ini, total sudah 340 meter jalan yang berhasil dilebarkan menjadi 2,5 meter.

Sebuah capaian yang mencerminkan kerja keras luar biasa mengingat material yang dihancurkan adalah batu cadas. Kendati demikian, perjuangan belum usai. Kepala Desa Piasa Kulon, Pak Ratno, terus memantau dan memberikan dukungan moral. Beliau mencatat bahwa masih ada sekitar 200 meter lagi sisa jalan yang kondisinya masih berupa jalan setapak dan harus segera diselesaikan.

Dapur Umum: Semangat Swadaya Ibu-Ibu

Di balik dentingan linggis yang menghantam batu cadas, ada peran luar biasa dari kaum perempuan Desa Piasa Kulon. Untuk menjaga stamina para warga yang bekerja keras, ibu-ibu di lingkungan sekitar secara swadaya menyediakan konsumsi.

Tanpa mengandalkan bantuan dari luar, mereka iuran dan memasak bersama untuk mengantarkan kopi, teh hangat, serta makanan ke lokasi kerja bakti. Kehadiran konsumsi swadaya ini menjadi penawar lelah sekaligus bahan bakar semangat bagi para pria yang sedang berjuang di tebing cadas.

Pelebaran jalan Grumbul Slosor adalah bukti nyata bahwa urat nadi gotong royong di Piasa Kulon tetap berdenyut kuat. Meski tantangan batu cadas membentang dan jumlah personel menyusut, sisa 200 meter jalan setapak yang ada akan terus digempur hingga tuntas. (Red)

Tulis Komentar